Diawali dari informasi tentang potensi komoditas lampung dimana dapat memberi kontribusi devisa negara yang besar, maka dibuat Tim Ekspedisi untuk berkunjung ke Provinsi Lampung atas undangan dari Sekda Lampung.

Berangkat dari Jakarta tanggal 15 Februari 2025 Jam 14.00 dan sampai di lampung sekitar Jam 19.00, kemudian melakukan meeting di Hotel Horizon untuk membahas :
- Potensi komoditas Lampung yang bisa dilakukan eksplorasi untuk meningkatkan pendapatan daerah seperti :
- Sawit 109.876 ha
- Kelapa 90.740 ha
- Karet 196.816 ha
- Kopi 156.395 ha
- Coklat 78.701 ha
- Tebu 91.000 ha
- Padi 913. 931 ha
- Jagung 453.663 ha
- Singkong 321.475 ha
Daerah-daerah yang akan dikunjungi adalah gunung Alu Belu, Tanggamus.
Melakukan wawancara dengan para petani kopi untuk menjajaki potensi industrialisasi rakyat.
Membahas acara dan schedule ekspedisi
HASIL KUNJUNGAN:
Setiap Greenbean hasil akhirnya adalah minuman kopi, dimana harga Greenbean Grade3 mencapai harga 73rb per Kg, sedang harga minuman kopi hanya memakai 10gr bubuk kopi per cup dengan rentang harga 3rb sd 50rb, maka mempunyai nilai bisnis 300rb per Kg sd 5Jt per Kg. Untuk itu perlu dilakukan hilirisasi mengingat besarnya add value (410% sd 6800%) dari komoditas kopi.
Mengingat potensi yang sangat besar perlu disusun dan dirumuskan MODEL BISNIS yang akan diterapkan agar fokus menjadi kepentingan pembangunan daerah.
GALERI








